ARTIKEL KE 1
Mempercepat starup Windows Xp
Mempercepat starup Windows Xp
File di dalam : Software
Startup
Windows anda terasa lama?
Windows
sudah keluar, tapi gambar Jam Pasir lama sekali hilangnya?
Anda pernah
menginstall sesuatu, kemudian di uninstall, tetapi ternyata program masih jalan
terus pada saat startup sehingga mengganggu kecepatan Startup?
Berikut ini
adalah cara mempercepat Startup Windows XP anda.
- Klik Start, Run
- Ketikkan : msconfig
- Akan muncul Windows “System configuration Utility” dengan beberapa Tab yaitu: General, SYSTEM.INI, WIN.INI, BOOT.INI, Services, Startup dan Tools
- Buang Centang pada aplikasi/ service yang tidak diinginkan, misalnya ingin mendisable Indexing Service –> Klik Tab Service, kemudian pada baris Indexing Service centang dibuang.
- Beberapa service yang dapat anda disable misalnya
- Alerter
- Application Management
- Clipbook
- Fast UserSwitching
- Help and Support
- Human Interface Devices
- Indexing Service
- Net Logon
- NetMeeting
- QOS RSVP
- Remote Desktop Help Session Manager
- Remote Registry
- Routing & Remote Access
- SSDP Discovery Service
- Web Client
- PERHATIAN!!: Web Client hati-hati dalam membuang centang, karena banyak service yang memang dibutuhkan oleh Windows agar tetap berjalan.
- Setelah selesai, klik OK dan lakukan Restart
- Setelah restart selesai, pada layar akan muncul Warning bahwa anda telah menggunakan utility msconfig, beri Centang agar pada saat restart Windows berikutnya tidak muncul Warning ini.
- Bagaimana kalau terjadi kesalahan? Tidak perlu panik, panggil msconfig lagi dan klik “Launch System Restore” untuk merestore Windows ke kondisi sebelum kita mengubahnya.
ARTIKEL 2
Cara Perawatan Printer Infus
File di dalam : Hardware
1. Printer
modifikasi jangan dibawa dengan posisi miring atau terbalik.
2. Posisi botol harus sama tinggi dengan printer.
3. Ketika proses pencetakan dimulai, tutup yang kecil harus dibuka.
4. Jika printer akan dipindah tempat, semua tutup pada botol harus terpasang rapat.
5. Ketika botol akan diisi semua tutup harus dibuka, pengisian tinta dapat dilakukan pada lubang besar pada botol.
6. Jika hasil cetak kurang memuaskan lakukan proses head cleaning.
7. Jika tinta pada botol sudah ¼ lakukan segera pengisian tinta.
8. Buang tinta buangan jika sudah ½ atau ¾ botol.
9. Jangan sampai tinta pada botol benar – benar habis.
10. Diusahakan tidak berganti merk tinta.
2. Posisi botol harus sama tinggi dengan printer.
3. Ketika proses pencetakan dimulai, tutup yang kecil harus dibuka.
4. Jika printer akan dipindah tempat, semua tutup pada botol harus terpasang rapat.
5. Ketika botol akan diisi semua tutup harus dibuka, pengisian tinta dapat dilakukan pada lubang besar pada botol.
6. Jika hasil cetak kurang memuaskan lakukan proses head cleaning.
7. Jika tinta pada botol sudah ¼ lakukan segera pengisian tinta.
8. Buang tinta buangan jika sudah ½ atau ¾ botol.
9. Jangan sampai tinta pada botol benar – benar habis.
10. Diusahakan tidak berganti merk tinta.
ARTIKEL 3
Sejarah Sistem Operasi
Sejarah Sistem Operasi
File di dalam : Software
Perkembangan
sistem operasi dipengaruhi oleh perkembangan hardware. Sistem
operasi mulai dikembangkan sejak ±40 tahun lalu, yaitu:
- Generasi ke-nol (1940).
- Komponen utama tabung hampa udara;
- Sistem komputer belum menggunakan sistem operasi;
- Sistem operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+,-, dan *).
- Generasi pertama (1950).
- Komponen utama transistor;
- Sistem operasi berfungsi terutama sebagai pengatur pergantian antar job agar waktu instalasi job berikutnya lebih efisien. Dalam masa ini muncul konsep batch system (semua job sejenis dikumpulkan jadi satu);
- Input pemakai punch card.
- Generasi kedua (1960).
- Komponen utama IC;
- Berkembang konsep-konsep:
o Multiprogramming, satu prosesor mengerjakan banyak
program yang ada di memori utama;
o Multiprosesing, satu job dikerjakan oleh banyak
prosesor berguna untuk meningkatkan utilitas;
o Spooling Simultaneous Peripheral
Operation On Line, bertindak
sebagai buffer (penyangga) saja, dan mampu menerima pesanan meskipun belum akan
dikerjakan;
o Device Indipendence, masing-masing komponen memiliki
sifat yang saling berbeda (misal: tiap-tiap printer memiliki driver);
o Time Sharing atau Multitasking, sistem bagi waktu yang diberikan
oleh CPU terhadap berbagai job yang sedang dijalankan.
o Real-time system, berguna sebagai kontrol bagi
mesin-mesin.
- Generasi ketiga (1970)
- Komponen utama VLSI (Very Large Scale Integrated Circuit);
- Ditandai dengan berkembangnya konsep general purpose system, sehingga sistem operasi menjadi sangat kompleks, mahal dan sulit untuk dipelajari;
- Generasi keempat (pertengahan 1970-an hingga sekarang).
- PC makin populer;
- Ditandai dengan berkembangnya sistem operasi untuk jaringan komputer dengan tujuan: data sharing, hardware sharing, dan program sharing;
- User interface semakin user friendly tanpa harus mengorbankan unjuk kerja.
ARTIKEL 4
Jenis-Jenis Monitor
File di dalam : Hardware
Jenis
monitor
Dengan
perkembangannya yang sangat pesat, saat ini terdapat tiga jenis teknologi
monitor. Ketiga golongan teknologi tersebut adalah CRT (Cathode Ray Tube),
Liquid Crystal Display (LCD) dan Plasma gas.
- CRT ( Chatode Ray Tube )
Pada monitor
CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini
memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke
suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi
terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Teknologi CRT merupakan teknologi termurah
dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang
dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik
yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup
kuat.
- LCD ( Liquid Cristal Display )
Monitor LCD
tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal
liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal
dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan
resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang
pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan
banyak digunakan pada komputer-komputer portabel.
Kelebihan
yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh
angka 350 : 1. Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang
paling gelap dengan tampilan yang paling terang.
Liquid
Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpendar. Kristal cair
merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki
struktur spasial seperti kristal. (ditemukan pakar Botani Austria – Rjeinitzer)
tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar
yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk
panel-panel datar.
Lapisan
lapisan dalam sebuah LCD :
- Polaroid belakang
- Elektroda belakang
- Plat kaca belakang
- Kristal cair
- Plat kaca depan
- Elektroda depan
- Polaroid depan
Elektroda
dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal
cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi.
Dari sisi
harga, monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor
CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu
digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor
dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada
resolusi 640 X 420. Tatapi akhir-akhir ini kelemahan tersbut sudah mulai di
atasi dengan teknik anti aliasing.
LCD berwarna
menggunakan dua jenis teknik untuk menghasilkan warna, yaitu passive matrix dan
active matrix :
Passive
Matrix
Teknologi
yang digunakan lebih murah dibandingkan active matrix. Pada LCD jenis
ini terdapat sederetan transistor di atas (sumbu x) dan di samping kiri (sumbu
y) monitor. Transistor-transistor ini memberi energi pada piksel. Piksel
merupakan pertemuan dari pancaran transistor sumbu x dan sumbu y. oleh karena
hal tersebut maka teknologi ini sering juga disebut Dual Scan monitor.
Kelemahan
teknologi ini, monitor harus dilihat secara tegak lurus. Jika dipandang dari
sudut agak menyamping, maka tulisan pada monitor tidak akan terlihat. Kelemahan
lain, jika ada transistor yang mati, maka akan terlihat adanya garis gelap
melintang atau tegak lurus pada layar monitor.
Pada
teknologi passive matrix yang lebih baru seperti CSTN (Color
Super-Twisted Nematic), DSTN (Double Layer Super-Twis Nematic), dan
HPA (High-Performance Addressing), kecerahan citra lebih bagus.
Active
Matrix
Menggunakan
teknologi Thin Film Transistor (TFT). Hasil warna yang diperoleh
sebagus CRT, namun teknologinya mahal. Active matrix memiliki transistor
yang memancarkan cahaya sendiri pada masing-masing piksel, sehingga warnanya
lebih cerah, dan tak harus dilihat dengan sudut pandang tegak lurus. Namun
karena adanya banyak transistor ini, mengakibatkan pemakaian daya jenis monitor
ini lebih tinggi dan kemungkinan kerusakan pada piksel lebih besar.
- Plasma gas atau Organic Light Emitting Diode (OLED)
Monitor
jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang
dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut
pandang yang dapat selebar CRT.
Plasma gas
juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada
plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal
itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna
yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa
kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau
pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar
monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor
yang menggunakan teknologi plasma gas.
ARTIKEL 5
Perkembangan Tehnologi Komputer
File di dalam : Hardware
SEJARAH
MONITOR
Monitor
merupakan interface terpenting yang menghubungkan manusia dan PC. Pada saat
komputer pertama beroperasi pada tahun 1938, monitor sudah berusia 83 tahun.
Pengembangannya masih tetap berlangsung sampai saat ini.
Tahap
perkembangan monitor komputer yang digunakan saat ini sebenarnya terbagi dua
fase. Fase pertama pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda
oleh ilmuwan dari Jerman, Heinrich Geißler. Ia merupakan bapak dari monitor
tabung. Lalu, 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer,
meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan.
Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan
monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun
berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan.
Selama ini,
banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar
katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu
osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan
perangkat lain, seperti televisi atau layar radar. Pada tahun yang sama, Joseph
John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung.
Monitor CRT
pertama (Cathode Ray Tube) dikembangkan untuk menerima siaran televisi.
Milestone-nya adalah tabung televisi pertama dari Wladimir Kosma
Zworykin(1929), full electronic frame rate dari Manfred von Ardenne (1930), dan
pengembangan tabung sinar katoda pertama yang dapat direproduksi oleh Allen B.
Du Mont (1931).
Pada
generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini.
Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari
pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa
resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara
horisontal pada layar.
Monitor
khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki
resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor ini sudah
mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil.
Pada
generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720×350.
Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range
resolusi dari 160×200 sampai 640×200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16
warna. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640×350.
Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer
Windows.
Semua jenis
monitor ini menggunakan digital video – TTL signals dengan discrete number yang
spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan
monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang
dimiliki.
Selanjutnya
dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah
Personal Computer menjadi nyata. VGA dan generasi-generasi yang berhasil
sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard analog video dengan
sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan continuous voltage dan continuous
range pada pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan
full color dengan intensitas yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Caranya:
1.
Klik Tools –> Account –> Mail
2. Klik Next, isikan email addres anda.
3. Klik Next, isi POP dan SMTP server.
Incoming mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.domainanda.com
Outgoing mail (SMTP) server : mail.domainanda.com
Anda juga diperkenankan untuk menggunakan SMTP server dari ISP yang Anda pakai. Untuk info alamat SMTP nya, silahkan kontak admin ISP yang bersangkutan.
4. Klik next, isikan Account (alamat email lengkap) dan password Anda.
5. Klik next, kemudian finish. Klik Properties, klik menu Server, dan kasih tanda centang di kotak My Server Requires Authentication. Klik pada tombol Settings, pilih Use same settings as my incoming mail server. Klik tombol OK. Kemudian klik Apply/OK.
My Server Requires Authentication atau dalam bahasa lain adalah SMTP Authentication harus diaktifkan atau email Anda tidak bisa terkirim.
6. Microsoft Outlook Express siap digunakan.
Catatan : silahkan ganti nama contohnya “baliorange.net” dengan domain Anda sendiri. Misal “javajoglo.com”
B. MICROSOFT OFFICE OUTLOOK
1. Buka Microsoft Office Outlook
7. Klik Tools > Email Accounts
8. Pilih Add a new e-mail account
9. Pilih POP3
10. Isikan semua informasi yang tertera dibawah ini dengan menggunakan identitas Anda sendiri. Ganti domain baliorange.net dengan domain milik Anda sendiri.
Format untuk POP3 dan SMTP server adalah :
Incoming Mail Server (POP3): mail.domainanda.com
Outgoing Mail Server (SMTP): mail.domainanda.com
11. Aktifkan SMTP Authentication, klik tombol More Settings, pada menu Outgoing Server, centang My outgoing server (SMTP) requires authentication, pilih Use same settings as … Kemudian klik tombol OK dan klik Next.
12. Email sudah bisa digunakan, klik Finish.
13.Untuk membuka mail baru buka new – mail massage
14.To: (email yang dituju)
Cc : (jika ingin mengirim pesan pada seseorang,tetapi juga memberikan copy)
15. Jika ingin menyisipkan file,klik insert,attach file,pilih yang ingin disisipkan,,lalu ok
16. Kemudian Klik send.
2. Klik Next, isikan email addres anda.
3. Klik Next, isi POP dan SMTP server.
Incoming mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.domainanda.com
Outgoing mail (SMTP) server : mail.domainanda.com
Anda juga diperkenankan untuk menggunakan SMTP server dari ISP yang Anda pakai. Untuk info alamat SMTP nya, silahkan kontak admin ISP yang bersangkutan.
4. Klik next, isikan Account (alamat email lengkap) dan password Anda.
5. Klik next, kemudian finish. Klik Properties, klik menu Server, dan kasih tanda centang di kotak My Server Requires Authentication. Klik pada tombol Settings, pilih Use same settings as my incoming mail server. Klik tombol OK. Kemudian klik Apply/OK.
My Server Requires Authentication atau dalam bahasa lain adalah SMTP Authentication harus diaktifkan atau email Anda tidak bisa terkirim.
6. Microsoft Outlook Express siap digunakan.
Catatan : silahkan ganti nama contohnya “baliorange.net” dengan domain Anda sendiri. Misal “javajoglo.com”
B. MICROSOFT OFFICE OUTLOOK
1. Buka Microsoft Office Outlook
7. Klik Tools > Email Accounts
8. Pilih Add a new e-mail account
9. Pilih POP3
10. Isikan semua informasi yang tertera dibawah ini dengan menggunakan identitas Anda sendiri. Ganti domain baliorange.net dengan domain milik Anda sendiri.
Format untuk POP3 dan SMTP server adalah :
Incoming Mail Server (POP3): mail.domainanda.com
Outgoing Mail Server (SMTP): mail.domainanda.com
11. Aktifkan SMTP Authentication, klik tombol More Settings, pada menu Outgoing Server, centang My outgoing server (SMTP) requires authentication, pilih Use same settings as … Kemudian klik tombol OK dan klik Next.
12. Email sudah bisa digunakan, klik Finish.
13.Untuk membuka mail baru buka new – mail massage
14.To: (email yang dituju)
Cc : (jika ingin mengirim pesan pada seseorang,tetapi juga memberikan copy)
15. Jika ingin menyisipkan file,klik insert,attach file,pilih yang ingin disisipkan,,lalu ok
16. Kemudian Klik send.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar